Alat berat merupakan mesin berukuran besar yang didesain untuk melaksanakan fungsi konstruksi, seperti pengerjaan tanah, konstruksi jalan, konstruksi bangunan, pertambangan, dan perkebunan. Ada berbagai macam jenis dan merk alat berat namun PT. TRISAKA menggunakan CATERPILLAR sebagai merk unggulan berikut alat berat yang dimiliki PT TRISAKA
Excavator
Excavator Caterpillar ini berfungsi dalam melakukan penggalian hingga mengangkut muatan material ke dalam dump truck atau loading, hingga memecahkan batu atau breaker. Peranannya juga sangat penting dalam membantu berbagai pekerjaan berat seperti dalam bidang konstruksi, perkebunan, normalisasi sungai, pertambangan, dan berbagai sektor lain.
Dump Truck
Dumptruck memiliki kapasitas beban hingga ribuan kilo sehingga mampu mengangkut banyak material konstruksi . hal itu sesuai dengan fungsi utamanya yaitu sebagai alat transportasi yang memindahkan berbagai material konstruksi. Dump truck ini biasanya dilengkapi hidrolik sehingga bisa menurunkan muatan dengan mudah.
Dozer
Dozer adalah alat berat yang dilengkapi dengan pisau pendorong. Bagian tersebut dapat digunakan untuk berbagai fungsi seperti menarik beban, meratakan, menggali, dan menimbun tanah. Pada proyek yang memiliki tanah rawa menggunakan swamp dozer dan tanah yang sangat keras menggunakan ripper atau alat garpu.
Wheel Loader
Wheel Loader merupakan alat berat yang menyerupai bulldozer akan tetapi memakai karet dan umumnya dipakai untuk memindahkan suatu material. Alat berat ini umumnya dipergunakan pada daerah kerja yang kering, rata, dan kokoh. Berfungsi untuk mengeruk, mengangkut dan memindahkan material dalam jarak yang dekat.
Operator Alat Berat
Untuk mengoperasikan alat berat tersebut dibutuhkan orang yang memiliki keterampilan atau keahlian khusus yaitu operator alat berat. Operator alat berat telah melalui sertifikasi khusus sehingga memahami prinsip pengorperasian alat berat yang baik dan benar sehingga alat berat juga terjaga keutuhannya. Selain itu operator alat berat juga memahami prinsip keselamatan kerja mengingat besarnya reiko kerja operator alat berat. Selain sertifikat pengoperasian alat berat, Operator alat berat juga harus memiliki Surat Ijin Mengemudi atau SIM klasifikasi B II
Tugas Pokok Operator Alat Berat
Beberapa contoh tugas pokok operator alat berat yaitu memastikan alat-alat berat diletakkan pada tempat yang sudah ditentukan, memastikan alat berat digunakan dengan teknik yang benar agar alat-alatnya awet, memeriksa peralatan berat secara berkala untuk memastikan kinerjanya masih dalam keadaan baik
Mengoperasikan alat berat bukanlah pekerjaan yang mudah yang bisa dilakukan semua orang. Untuk itu perlu adanya sertifikasi khusus (SIM, SIO) dan pengalaman tertentu untuk bisa menjadi salah satunya.